Tanggal 8 maret adalah hari yang seharusnya sangat istimewa bagi perempuan-perempuan di dunia ini,karena tanggal ini dijagdikan sebagai hari perempuan internasional. Kita sebagai perempuan seharusnya berbangga hati karena kita mempunyai banyak keistimewaan, kita mendapat pengakuan tentang eksistensi perempuan disegala hal walaupun belum 100%.terbukti dengan lahirnya hari ibu dan hari perempuan internasional.
Namun dalam kenyataannya apakah perempuan benar-benar merupakan sosok yang istimewa,seberapa pantasaskah perempuan didunia ini harus diistimewakan dan dihargai?mungkin dari goresan-goresan tinta ini semua perempuan boleh bilang kalau "KITA MEMANG ISTIMEWA".
Kita semua tidak bisa pungkiri bahwa didunia ini kalau tidak ada perempuan sudah pasti akan goyah dan rapuh, karena perempuan adalah sebagai penyeimbang dalam kehidupan manusia. Perempuan punya sesuatu yang tidak akan pernah dimiliki kaum adam, perempuan punya rahim sehingga bisa mengandung dan melahirkan, bisa memberi asi, punya hati yang lembut, ketegaran hati dan bisa ganas seperti harimau ketika ada musuh.
Namun sungguh disayangkan,masih ada saja orang-orang yang tidak bisa menghargai seorang perempuan. Banyak pemerkosaan, KDRT, eksploitasi perempuan dan bagi kaum kapitalis perempuan merupakan tambang emas buat mereka. Melihat kenyataan yang seperti ini apakah perempuan-perempuan didunia ini hanya bisa diam, menangis dan pasrah atau hanya tunduk dibawah kaki-kaki kaum kapitalis?
Sudah pasti jawabannya TIDAK, tau kenapa? karena semua perempuan-perempuan yang menjadi korban pemerkosaan dan KDRT mulai berani menuntut keadilan dimata hukum dan bagi kaum-kaum kapitalis berhati-hatilah tidak semua perempuan didunia ini silau dengan barang-barang mewah,dan jangan harap perempuan akan diam ketita ada ketidak adilan.buruh-buruh perempuan kini berani demonstrasi ketika banyak kebijakan-kebijakan tidak populis yang dibuat oleh perusahaan, mereka berani maju kedepan untuk menuntut kestabilan bahan pokok dan masih banyak lagi yang lainnya.
Perempuan memang sosok manusia yang lembut dengan segala keistimewaannya, namun di balik itu semua perempuan merupakan sosok manusia yang tegar dan berani dalam menghadapi segala persoalan hidup. Banyak perempuan yang menjadi seorang pemimpin yang tegas dan berwibawanamun ketika dia kembali kerumah dia masih mampu menjalankan perannya sebagai seorang isrti dan ibu bagi anak-anaknya.
Sudah sepantasnya perempuan mendapat keistimewaan, dan bagi perempuan didunia ini kita harus tunjukkan pada dunia kalau kita bukan kaum yang lemah, kita mampu dan berani teriakkan LAWAN untuk ketidak adilan.
Semoga dengan adanya hari perempuan internasional dan hari ibu bisa menjadi kekuatan dan sebagai tonggak perlawanan perempuan terhadap ketidak adilan dan perempuan-perempuan didunia ini harus mulai merapatkan barisan, atur strategi untuk menghancurkan imperialisme.
Kamis, 27 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar