Malam pergantian tahun sebentar lagi akan terlewati dan sudah pasti akan ada pesta pora lagi,kemeriahan lagi, kembang api lagi dan kesenangan-kesenangan yang lainnya lagi seperti yang ter jadi ditahun-tahun sebelumnya yang menghabiskan dana ratusan juta rupiah dalam satu malam saja.sungguh luar biasa masyarakat kita, lantas pernahkah kita merenungi apa sebenarnya makna dari pesta pora dan kemeriahan-kemeriahan tersebut?
Coba kita lihat apa yang sedang terjadi dinegri kita?masih banyak orang-orang yang kelaparan,bencana terjadi disana-sini,busung lapar,kebodohan,PHK massal dan masih banyak lagi yang lainnya. sadarkah kita bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang menangis dan menjerit karena kemiskinan dan kelaparan. apakah kita tidak sadar kalau negri ini masih selalu menangis?
Kita tidak munafik kalau kita semua senang dengan kemeriahan,pesta pora dan lain sebagainya,tapi sadarkah kita kalau kita ini berlebihan,kita ini keterlaluan,kita tertawa terbahak-bahak,menari dengan suka cita diatas penderitaan saudara-saudara kita yang sampai detik ini menangis karena kelaparan dan bencana.
Kenapa...kenapa kita tidak mencoba untuk ikut merasakan penderitaan mereka,kesedihan mereka?!taukah kita kalau mereka sedang menangis melihat kita menari dan tertawa,sadarkah kita kalau mereka juga iri melihat kita tertawa?! lantas masih adilkah kalau kita tetap merencanakan pesta pora lagi,tegakah kita melihat air mata mereka bercucuran lagi?!
Coba tanyakan pada hati nurani kita,jika semua itu terjadi pada kita apakah kita masih mampu untuk tertawa,berpesta dan menari???berhentilah untuk berpesta,menari dan tertawa diatas penderitaan mereka.mulailah rangkul dan peluk mereka,cobalah hapus air matanya.beri mereka setetes air dan sesuap nasi dari berjuta-juta tangan yang masih mampu dinegri ini.yakinlah maka kita akan melihat senyum manis mereka.cobalah renungkan...karena renungan ini adalah renungan untuk negriku....
Selasa, 09 Desember 2008
CERITAKU TENTANG SI KUPU-KUPU MALAM (Sri Rezeqi Dwi H)
Pekerja/penjaja sex komersial yang dikenal dimasyarakat kita dengan sebutan PSK adalah sekumpulan wanita-wanita yang terbuang dari lingkungan sosial dan dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat. wanita-wanita tersebut dipandang seperti sampah atau kuman yang bau yang harus segera dibuang jauh-jauh supaya tidak menimbulkan banyak penyakit dilingkungan masyarakat. jadi tidak heran kalau dinegri ini banyak lokalisasi, karna ini satu-satunya tempat yang bisa menampung mereka dan dianggap aman bagi mereka dalam menjalankan profesinya tanpa harus takut dikucilkan ooleh lingkungan dimana dia tinggal.
Pernahkah terlintas dibenak kita tentang alasan kenapa wanita-wanita ini harus menjalankan profesi sebagai penjaja sex komersial?mungkin hanya beberapa orang saja yang mau perduli,memikirkan dan mendengarkan alasan mereka sedangkan yang lainnya lebih memilih untuk menutup mata dan telinga dan seakan tidak perduli dengan keberadaan mereka.
Memang cukup dilema bagi kita, disatu sisi kita prihatin dengan kondisi masyarakat yang seperti ini tapi disis lain agama membatasi kita untuk menerima alasan orang-orang yang mencari nafkah dengan jalan zina. saya punya pengalaman beberapakali masuk lokalisasi untuk riset kuliah saya jadi sedikit banyak saya punya cerita tentang kondisi"si kupu-kupu malam" dan alasan mereka mengambil pekerjaan ini.mungkin ini bisa dijadikan pertimbangan kita dalam bersikap terhadap mereka.
Ada 2 lokalisasi yang cukup terkenal dikota"S" dan saya pernah masuk kedua lokalisasi tersebut. sebut saja lokalisasi"A" dan lokalisasi"B". disana saya menemui banyak sekali wanita dari yang sudah berumur sampai yang masih muda-muda.saya ga akan menyianyiakan kesempatan ini untuk tidak bertanya kepada mereka. memang tidak mudah untuk ngobrol atau sekedar bertanya pada mereka, selalu ada wajah sinis dan ketidak sukaan yang selalu mereka perlihatkan. namun dengan keyakinan dan beberapa pendekatan psikologis yang saya lakukan Alhamdulillah kesempatan buat ngobrolpun saya dapatkan.
Beberapa wanita yang saya temui bercerita tentang alasan mereka ada di lokalisasi tersebut, faktor kebutuhan ekonomi yang menduduki peringkat pertama alasan para PSK melakukan pekerjaan tersebut, ada juga yang beralasan karena ditipu oleh oknum-oknum yang menjanjikan pekerjaan sebagai penjaga toko atau pembantu rumah tangga. ada pula yang bekerja disitu karna dulu pernah diperkosa. cukup beragam alasan mereka, entah mereka jujur atau tidak cuma mereka dan Tuhan yang tahu.
Lantas saya mencoba mengajukan pertanyaan lagi, apakah keluarga,orang tua atau suami(tidak sedikit wanita-wanita disana berstatus seorang istri)mereka tahu tentang pekerjaan mereka?jawabannya beragam, ada yang jawab"orang tua saya ngga tau mba,mereka taunya saya kerja jadi penjaga toko.ya moga-moga aja mereka ga tau,kasihan mba kalau mereka tau pasti malu" ada juga yang jawab "suami saya tahu,tapi mau gimana lagi suami saya nganggur terus anak saya banyak ya terpaksa saya kerja ginian dari pada anak-anak saya mati kelaparan,lagian kerjaan kaya'gini gampang dapet duitnya". dan tidak sedikit yang bercerita "mba saya dijebak,saya di iming-imingi pekerjaan dikota katanya kerjaannya ga susah cuma jadi pengantar minuman dan gajinya besar.e..alah tau-taunya malah saya disuruh nemenin laki-laki tidur.sampai sekarang orang tua saya ga tau,kalau mereka sampai tau walah bisa habis saya dibunuh bapakku.makanya saya ga pernah pulang,palinh-paling tiap bulan kirim wesel kerumah."
Sungguh menyedihkan mendengar cerita mereka,apa lagi saya berhadapan langsung dengan mereka,bisa dibayangkan bagaimana perasaan yang berkecamuk dihati saya?!ada rasa sakit yang luar biasa dihati saya melihat "saudara-saudara"perempuan kita melakukan pekerjaan seperti ini. tiba-tiba timbul rasa marah,benci dan kecewa.kenapa harga diri wanita dihargai begitu murahnya dimata laki-laki hidung belang.maaf saya tidak bermaksud mendeskriditkan semua laki-laki,tapi saya punya alasan yang cukup kuat untuk mengatakan hal tersebut,ibaratnya sebuah produksi kalau tidak adak konsumennya pasti produksi tersebut akan dihentikan.sama dengan PSK kalau tidak adak laki-laki hidung belang yang menjadi konsumennya maka"melacur" bukan dijadikan alternatif pekerjaan bagi wanita-wanita yang putus asa.
Memang tidak semua laki-laki itu hidung belang,jadi bagi anda kaum adam yang tidak ingin masuk golongan laki-laki hidung belang maka setialah pada istri anda,atau bagi remaja jagalah kesucian pacar-pacar kamu karna ini sebagai salah satu cara untuk menyelamatkan wanita-wanita dari perbuatan zina.
Ada cerita lucu dari perjalananku di lokalisasi, jadi saya pergi kelokalisasi dengan beberapa teman ketika salah satu teman saya mengetuk pintu rumah keluar seorang perempuan paruh baya dan dia langsung menyodorkan pertanyaan"mau cari kerja ya,kamu masih perawan?wah pasti nanti duitmu banyak"spontan aja teman saya bilang"engga bu,saya cuma mau nanya aja"hahaha....kami tertawa terbahak-bahak ketika teman kita menceritakan tentang pengalamannya itu.
Dari cerita-cerita diatas mungkin bisa dijadikan pengalaman buat kita dan bisa dijadikan pertimbangan buat anda dan saya dalam menilai seorang PSK.mereka juga manusia sama seperti kita yang bisa juga lemah dihadapan kemiskinan dan kesulitan ekonomi.seharusnya kita tidak boleh membenci dan mengucilkannya,tapi kita harus membantunya untuk bisa keluar dari pekerjaan tersebut. saya yakin banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membantu mereka kembali ketengah-tengah masyarakat lagi tanpa harus mengucilkannya. semoga kita menjadi orang pertama yang bisa membawa saudara-saudara perempuan kita kembali kejalan yang benar.
Pernahkah terlintas dibenak kita tentang alasan kenapa wanita-wanita ini harus menjalankan profesi sebagai penjaja sex komersial?mungkin hanya beberapa orang saja yang mau perduli,memikirkan dan mendengarkan alasan mereka sedangkan yang lainnya lebih memilih untuk menutup mata dan telinga dan seakan tidak perduli dengan keberadaan mereka.
Memang cukup dilema bagi kita, disatu sisi kita prihatin dengan kondisi masyarakat yang seperti ini tapi disis lain agama membatasi kita untuk menerima alasan orang-orang yang mencari nafkah dengan jalan zina. saya punya pengalaman beberapakali masuk lokalisasi untuk riset kuliah saya jadi sedikit banyak saya punya cerita tentang kondisi"si kupu-kupu malam" dan alasan mereka mengambil pekerjaan ini.mungkin ini bisa dijadikan pertimbangan kita dalam bersikap terhadap mereka.
Ada 2 lokalisasi yang cukup terkenal dikota"S" dan saya pernah masuk kedua lokalisasi tersebut. sebut saja lokalisasi"A" dan lokalisasi"B". disana saya menemui banyak sekali wanita dari yang sudah berumur sampai yang masih muda-muda.saya ga akan menyianyiakan kesempatan ini untuk tidak bertanya kepada mereka. memang tidak mudah untuk ngobrol atau sekedar bertanya pada mereka, selalu ada wajah sinis dan ketidak sukaan yang selalu mereka perlihatkan. namun dengan keyakinan dan beberapa pendekatan psikologis yang saya lakukan Alhamdulillah kesempatan buat ngobrolpun saya dapatkan.
Beberapa wanita yang saya temui bercerita tentang alasan mereka ada di lokalisasi tersebut, faktor kebutuhan ekonomi yang menduduki peringkat pertama alasan para PSK melakukan pekerjaan tersebut, ada juga yang beralasan karena ditipu oleh oknum-oknum yang menjanjikan pekerjaan sebagai penjaga toko atau pembantu rumah tangga. ada pula yang bekerja disitu karna dulu pernah diperkosa. cukup beragam alasan mereka, entah mereka jujur atau tidak cuma mereka dan Tuhan yang tahu.
Lantas saya mencoba mengajukan pertanyaan lagi, apakah keluarga,orang tua atau suami(tidak sedikit wanita-wanita disana berstatus seorang istri)mereka tahu tentang pekerjaan mereka?jawabannya beragam, ada yang jawab"orang tua saya ngga tau mba,mereka taunya saya kerja jadi penjaga toko.ya moga-moga aja mereka ga tau,kasihan mba kalau mereka tau pasti malu" ada juga yang jawab "suami saya tahu,tapi mau gimana lagi suami saya nganggur terus anak saya banyak ya terpaksa saya kerja ginian dari pada anak-anak saya mati kelaparan,lagian kerjaan kaya'gini gampang dapet duitnya". dan tidak sedikit yang bercerita "mba saya dijebak,saya di iming-imingi pekerjaan dikota katanya kerjaannya ga susah cuma jadi pengantar minuman dan gajinya besar.e..alah tau-taunya malah saya disuruh nemenin laki-laki tidur.sampai sekarang orang tua saya ga tau,kalau mereka sampai tau walah bisa habis saya dibunuh bapakku.makanya saya ga pernah pulang,palinh-paling tiap bulan kirim wesel kerumah."
Sungguh menyedihkan mendengar cerita mereka,apa lagi saya berhadapan langsung dengan mereka,bisa dibayangkan bagaimana perasaan yang berkecamuk dihati saya?!ada rasa sakit yang luar biasa dihati saya melihat "saudara-saudara"perempuan kita melakukan pekerjaan seperti ini. tiba-tiba timbul rasa marah,benci dan kecewa.kenapa harga diri wanita dihargai begitu murahnya dimata laki-laki hidung belang.maaf saya tidak bermaksud mendeskriditkan semua laki-laki,tapi saya punya alasan yang cukup kuat untuk mengatakan hal tersebut,ibaratnya sebuah produksi kalau tidak adak konsumennya pasti produksi tersebut akan dihentikan.sama dengan PSK kalau tidak adak laki-laki hidung belang yang menjadi konsumennya maka"melacur" bukan dijadikan alternatif pekerjaan bagi wanita-wanita yang putus asa.
Memang tidak semua laki-laki itu hidung belang,jadi bagi anda kaum adam yang tidak ingin masuk golongan laki-laki hidung belang maka setialah pada istri anda,atau bagi remaja jagalah kesucian pacar-pacar kamu karna ini sebagai salah satu cara untuk menyelamatkan wanita-wanita dari perbuatan zina.
Ada cerita lucu dari perjalananku di lokalisasi, jadi saya pergi kelokalisasi dengan beberapa teman ketika salah satu teman saya mengetuk pintu rumah keluar seorang perempuan paruh baya dan dia langsung menyodorkan pertanyaan"mau cari kerja ya,kamu masih perawan?wah pasti nanti duitmu banyak"spontan aja teman saya bilang"engga bu,saya cuma mau nanya aja"hahaha....kami tertawa terbahak-bahak ketika teman kita menceritakan tentang pengalamannya itu.
Dari cerita-cerita diatas mungkin bisa dijadikan pengalaman buat kita dan bisa dijadikan pertimbangan buat anda dan saya dalam menilai seorang PSK.mereka juga manusia sama seperti kita yang bisa juga lemah dihadapan kemiskinan dan kesulitan ekonomi.seharusnya kita tidak boleh membenci dan mengucilkannya,tapi kita harus membantunya untuk bisa keluar dari pekerjaan tersebut. saya yakin banyak cara yang bisa kita lakukan untuk membantu mereka kembali ketengah-tengah masyarakat lagi tanpa harus mengucilkannya. semoga kita menjadi orang pertama yang bisa membawa saudara-saudara perempuan kita kembali kejalan yang benar.
Kamis, 27 November 2008
JERITAN NEGRIKU (Sri Rezeqi Dwi H)
Persoalan ekonomi yang semakin hari semakin menekan masyarakat kita terutama masyarakat menengah kebawah menimbulkan dampak psikologis yang luar biasa. Sudah tercatat dalam beberapa bulan terjadi banyak kasus pembunuhan, bunuh diri yang berlatar belakan persoalan ekonomi.tingkat stress yang tinggi menyebabkan mereka berfikir pendek dalam menyelesaikan persoalan hidup. lantas sampai kapan persoalan ekonomi menjadi penyebab meningkatnya stress pada masyarakat kita?
Mungkin pertanyaan diatas pernah ada atau bahkan sedang terlintas dalam otak kita dan kita sama-sama belum tahu jawabannya. sungguh tragis jika berkurangnya penduduk negri ini disebabkan karena bunuk diri dan busung lapar. seharusnya ini dijadikan sebagai tamparan keras dan koreksi bagi pemerintah kita, mengapa ini bisa terjadi padahal dunia mengenal Indonesia sebagai negri yang melimpah akan hasil buminya, subur dan kaya raya.
Setiap 5tahun sekali rakyat negri ini mempercayakan kelangsungan hidupnya pada pemimpin-pemimpin yang berkuasa dinegri ini. mereka selalu berharap paling tidak selalu ada perubahan positif untuk kehidupan mereka. rakyat bisa hidup lebih layak dan terjamin, tidak ada busung lapar dan kasus bunuh diri lagi. rakyat juga berharap kebijakan yang akan dibuat pemerintah selalu berpihak pada mereka seperti janji-janji yang sering mereka umbar pada saat kampanye, namun pada kenyataannya rakyat miskin semakin miskin karena kebijakan yang dibuat tidak jelas dan banyak merugikan.
Pengendalian perekonomian yang tidak stabil membuat saya atau bahkan masyarakat bertanya sejauh mana peran menrti perekonomian dan mentri kesejahteraan rakyat?kalau ternyata persoalan "perut lapar" masyarakat negri ini semakin hari semakin meningkat. kenapa masyarakat harus diombang-ambing oleh kebijakan-kebijakan pemerintah yang saya yakin orang-orang miskinpun tidak pernah tau dan bahkan tidak perduli, yang mereka tau cuma bagaimana hari ini mereka bisa dapat sesuap nasi untuk kelangsungan hidupnya.
Coba bapak-bapak dengar jeritan-jeritan rakyat anda akibat kebijakan konversi minyak tanah ke gas,apa hasilnya..sudahkah perekonomian terkendali? tentu saja belum karena rakyat semakin menjerit, mereka tercekik karena himpitan ekonomi dan mereka menangis karena kelaparan. lantas siapa yang bisa menghapus air mata mereka?
Ini akan menjadi PR besar buat pemerintah negri ini, apa yang harus dilakukan untuk meng hentikan jeritan-jeritan rakyatnya, menyeka air matanya yang terlanjur terkuras karena menahan rasa lapar. memang benar rakyat negri ini masih banyak yang bodoh karena banyak yang tidak mengenyam pendidikan, tapi jangan sekali-kali membodohi mereka karena rakyat negri ini punya kekuatan besar untuk melawan kesewenang-wenangan.
Ingatlah....
Mungkin pertanyaan diatas pernah ada atau bahkan sedang terlintas dalam otak kita dan kita sama-sama belum tahu jawabannya. sungguh tragis jika berkurangnya penduduk negri ini disebabkan karena bunuk diri dan busung lapar. seharusnya ini dijadikan sebagai tamparan keras dan koreksi bagi pemerintah kita, mengapa ini bisa terjadi padahal dunia mengenal Indonesia sebagai negri yang melimpah akan hasil buminya, subur dan kaya raya.
Setiap 5tahun sekali rakyat negri ini mempercayakan kelangsungan hidupnya pada pemimpin-pemimpin yang berkuasa dinegri ini. mereka selalu berharap paling tidak selalu ada perubahan positif untuk kehidupan mereka. rakyat bisa hidup lebih layak dan terjamin, tidak ada busung lapar dan kasus bunuh diri lagi. rakyat juga berharap kebijakan yang akan dibuat pemerintah selalu berpihak pada mereka seperti janji-janji yang sering mereka umbar pada saat kampanye, namun pada kenyataannya rakyat miskin semakin miskin karena kebijakan yang dibuat tidak jelas dan banyak merugikan.
Pengendalian perekonomian yang tidak stabil membuat saya atau bahkan masyarakat bertanya sejauh mana peran menrti perekonomian dan mentri kesejahteraan rakyat?kalau ternyata persoalan "perut lapar" masyarakat negri ini semakin hari semakin meningkat. kenapa masyarakat harus diombang-ambing oleh kebijakan-kebijakan pemerintah yang saya yakin orang-orang miskinpun tidak pernah tau dan bahkan tidak perduli, yang mereka tau cuma bagaimana hari ini mereka bisa dapat sesuap nasi untuk kelangsungan hidupnya.
Coba bapak-bapak dengar jeritan-jeritan rakyat anda akibat kebijakan konversi minyak tanah ke gas,apa hasilnya..sudahkah perekonomian terkendali? tentu saja belum karena rakyat semakin menjerit, mereka tercekik karena himpitan ekonomi dan mereka menangis karena kelaparan. lantas siapa yang bisa menghapus air mata mereka?
Ini akan menjadi PR besar buat pemerintah negri ini, apa yang harus dilakukan untuk meng hentikan jeritan-jeritan rakyatnya, menyeka air matanya yang terlanjur terkuras karena menahan rasa lapar. memang benar rakyat negri ini masih banyak yang bodoh karena banyak yang tidak mengenyam pendidikan, tapi jangan sekali-kali membodohi mereka karena rakyat negri ini punya kekuatan besar untuk melawan kesewenang-wenangan.
Ingatlah....
PEREMPUAN(oleh:Sri Rezeqi Dwi H)
Tanggal 8 maret adalah hari yang seharusnya sangat istimewa bagi perempuan-perempuan di dunia ini,karena tanggal ini dijagdikan sebagai hari perempuan internasional. Kita sebagai perempuan seharusnya berbangga hati karena kita mempunyai banyak keistimewaan, kita mendapat pengakuan tentang eksistensi perempuan disegala hal walaupun belum 100%.terbukti dengan lahirnya hari ibu dan hari perempuan internasional.
Namun dalam kenyataannya apakah perempuan benar-benar merupakan sosok yang istimewa,seberapa pantasaskah perempuan didunia ini harus diistimewakan dan dihargai?mungkin dari goresan-goresan tinta ini semua perempuan boleh bilang kalau "KITA MEMANG ISTIMEWA".
Kita semua tidak bisa pungkiri bahwa didunia ini kalau tidak ada perempuan sudah pasti akan goyah dan rapuh, karena perempuan adalah sebagai penyeimbang dalam kehidupan manusia. Perempuan punya sesuatu yang tidak akan pernah dimiliki kaum adam, perempuan punya rahim sehingga bisa mengandung dan melahirkan, bisa memberi asi, punya hati yang lembut, ketegaran hati dan bisa ganas seperti harimau ketika ada musuh.
Namun sungguh disayangkan,masih ada saja orang-orang yang tidak bisa menghargai seorang perempuan. Banyak pemerkosaan, KDRT, eksploitasi perempuan dan bagi kaum kapitalis perempuan merupakan tambang emas buat mereka. Melihat kenyataan yang seperti ini apakah perempuan-perempuan didunia ini hanya bisa diam, menangis dan pasrah atau hanya tunduk dibawah kaki-kaki kaum kapitalis?
Sudah pasti jawabannya TIDAK, tau kenapa? karena semua perempuan-perempuan yang menjadi korban pemerkosaan dan KDRT mulai berani menuntut keadilan dimata hukum dan bagi kaum-kaum kapitalis berhati-hatilah tidak semua perempuan didunia ini silau dengan barang-barang mewah,dan jangan harap perempuan akan diam ketita ada ketidak adilan.buruh-buruh perempuan kini berani demonstrasi ketika banyak kebijakan-kebijakan tidak populis yang dibuat oleh perusahaan, mereka berani maju kedepan untuk menuntut kestabilan bahan pokok dan masih banyak lagi yang lainnya.
Perempuan memang sosok manusia yang lembut dengan segala keistimewaannya, namun di balik itu semua perempuan merupakan sosok manusia yang tegar dan berani dalam menghadapi segala persoalan hidup. Banyak perempuan yang menjadi seorang pemimpin yang tegas dan berwibawanamun ketika dia kembali kerumah dia masih mampu menjalankan perannya sebagai seorang isrti dan ibu bagi anak-anaknya.
Sudah sepantasnya perempuan mendapat keistimewaan, dan bagi perempuan didunia ini kita harus tunjukkan pada dunia kalau kita bukan kaum yang lemah, kita mampu dan berani teriakkan LAWAN untuk ketidak adilan.
Semoga dengan adanya hari perempuan internasional dan hari ibu bisa menjadi kekuatan dan sebagai tonggak perlawanan perempuan terhadap ketidak adilan dan perempuan-perempuan didunia ini harus mulai merapatkan barisan, atur strategi untuk menghancurkan imperialisme.
Namun dalam kenyataannya apakah perempuan benar-benar merupakan sosok yang istimewa,seberapa pantasaskah perempuan didunia ini harus diistimewakan dan dihargai?mungkin dari goresan-goresan tinta ini semua perempuan boleh bilang kalau "KITA MEMANG ISTIMEWA".
Kita semua tidak bisa pungkiri bahwa didunia ini kalau tidak ada perempuan sudah pasti akan goyah dan rapuh, karena perempuan adalah sebagai penyeimbang dalam kehidupan manusia. Perempuan punya sesuatu yang tidak akan pernah dimiliki kaum adam, perempuan punya rahim sehingga bisa mengandung dan melahirkan, bisa memberi asi, punya hati yang lembut, ketegaran hati dan bisa ganas seperti harimau ketika ada musuh.
Namun sungguh disayangkan,masih ada saja orang-orang yang tidak bisa menghargai seorang perempuan. Banyak pemerkosaan, KDRT, eksploitasi perempuan dan bagi kaum kapitalis perempuan merupakan tambang emas buat mereka. Melihat kenyataan yang seperti ini apakah perempuan-perempuan didunia ini hanya bisa diam, menangis dan pasrah atau hanya tunduk dibawah kaki-kaki kaum kapitalis?
Sudah pasti jawabannya TIDAK, tau kenapa? karena semua perempuan-perempuan yang menjadi korban pemerkosaan dan KDRT mulai berani menuntut keadilan dimata hukum dan bagi kaum-kaum kapitalis berhati-hatilah tidak semua perempuan didunia ini silau dengan barang-barang mewah,dan jangan harap perempuan akan diam ketita ada ketidak adilan.buruh-buruh perempuan kini berani demonstrasi ketika banyak kebijakan-kebijakan tidak populis yang dibuat oleh perusahaan, mereka berani maju kedepan untuk menuntut kestabilan bahan pokok dan masih banyak lagi yang lainnya.
Perempuan memang sosok manusia yang lembut dengan segala keistimewaannya, namun di balik itu semua perempuan merupakan sosok manusia yang tegar dan berani dalam menghadapi segala persoalan hidup. Banyak perempuan yang menjadi seorang pemimpin yang tegas dan berwibawanamun ketika dia kembali kerumah dia masih mampu menjalankan perannya sebagai seorang isrti dan ibu bagi anak-anaknya.
Sudah sepantasnya perempuan mendapat keistimewaan, dan bagi perempuan didunia ini kita harus tunjukkan pada dunia kalau kita bukan kaum yang lemah, kita mampu dan berani teriakkan LAWAN untuk ketidak adilan.
Semoga dengan adanya hari perempuan internasional dan hari ibu bisa menjadi kekuatan dan sebagai tonggak perlawanan perempuan terhadap ketidak adilan dan perempuan-perempuan didunia ini harus mulai merapatkan barisan, atur strategi untuk menghancurkan imperialisme.
Sabtu, 22 November 2008
Suara Rakyat
Lawan Penindasan!
Lawan Kemunafikkan!
Lawan ketidak adilan!
Hancurkan penghianat-penghianat rakyat!
Hancurkan kesewenang-wenangan!
Dengar....
Coba dengar sura-suara lantang itu...
Apa...apa yang kau rasakan?
Coba katakan, apa yang kau rasakan?
"Hatiku..."
Ada apa dengan hatimu?
"Hatiku bergetar"
"Darahku mengalir deras...deras sekali,
"Jantungku berdetak sangat kncang"
"suara itu...."
"Teriakkan itu..."
"Benarkah iotu suara rakyatku?"
"Benarkah itu teriakkan rakyatku?"
Hey...penguasa kau sudah dengar suara itu?
Kau sudah dengar teriakkan itu?
Kau sudah benar-benar dengarkan itu?
ya...kini rakyatmu telah bangkit.
Kami telah sadar kalau tidak ada yang berhak merampas keadilan dari tangan mereka.
Ingat!!!
Jangan kau coba-coba jadi penghianat rakyat.
karna kini kami punya senjata, yaitu kata LAWAN!
Lawan atas penghianatan!
Lawan atas ketidak adilan!
Lawan atas kesewenang-wenangan!
Lawan Kemunafikkan!
Lawan ketidak adilan!
Hancurkan penghianat-penghianat rakyat!
Hancurkan kesewenang-wenangan!
Dengar....
Coba dengar sura-suara lantang itu...
Apa...apa yang kau rasakan?
Coba katakan, apa yang kau rasakan?
"Hatiku..."
Ada apa dengan hatimu?
"Hatiku bergetar"
"Darahku mengalir deras...deras sekali,
"Jantungku berdetak sangat kncang"
"suara itu...."
"Teriakkan itu..."
"Benarkah iotu suara rakyatku?"
"Benarkah itu teriakkan rakyatku?"
Hey...penguasa kau sudah dengar suara itu?
Kau sudah dengar teriakkan itu?
Kau sudah benar-benar dengarkan itu?
ya...kini rakyatmu telah bangkit.
Kami telah sadar kalau tidak ada yang berhak merampas keadilan dari tangan mereka.
Ingat!!!
Jangan kau coba-coba jadi penghianat rakyat.
karna kini kami punya senjata, yaitu kata LAWAN!
Lawan atas penghianatan!
Lawan atas ketidak adilan!
Lawan atas kesewenang-wenangan!
Gerakan Mahasiswa Revolusioner
Pada tahun 1968 seorang marxist dari belgia yang bernama Ernest Mandel berbicara didepan 33 perguruan tinggi di SA dan kanada, dari harvard ke berkley dan dari montreal ke vancouver. lebih dari 600 orang memadati Education Auditorium di New York University pada tanggal 21 september 1968 untuk menghadiri "Majelis Internasional Gerakan Mahasiswa Revolusioner". Presentasi mandel ditempat itu dipandang sebagai kejadian yang sangat menonjol oleh majelis dan sebagai salah satu saat yang penting dari seluruh perjalanannya. Salah satu kutipan pidatonya mengenai peran mahasiswa dalam masyarakat.
Pidato yang diberikan mandel pada saat seminar ilmu dan kesejahteraan yang diadakan di universitas leiden negri belanda pada tahun 1970 ketika sedang dilakukan perayaan 70 tahun Universitas tersebut. mandel berpendapat bahwa kebutuhan kapitalisme saat ini akan tenaga kerja yang terlatih dalam jumlah besar merangsang ekspansi universitas yang cepat dan menghasilkan"ploretariansi" tenaga intelektual yang tunduk kepada tuntutan-tuntutan kapitalis dan tidak berhubungan dengan bakat perorangan atau kebutuhan manusia.
Makin tersainginya tenaga intelektual ini sedikit banyak menggerakkan perlawanan mahasiswa yang walaupun tidak menduduki posisi sebagai pelopor kelas buruh namun dapat menjadi pemicu peledak di masyarakat luas. menurutnya mahasiswa memiliki kewajiban menerjemahkan pengetahuan teoritis yang mereka peroleh dari universitas kedalam kritik-kritik radikal terhadap keadaan masyarakat sekarang dan tentunga relevan dengan mayoritas penduduk. mahasiswa harus berjuang didalam universitas dan dibalik itu untuk masyarakat yang menempatkan pendidikan untuk rakyat dibalik penumpukkan barang.
Pidato yang diberikan mandel pada saat seminar ilmu dan kesejahteraan yang diadakan di universitas leiden negri belanda pada tahun 1970 ketika sedang dilakukan perayaan 70 tahun Universitas tersebut. mandel berpendapat bahwa kebutuhan kapitalisme saat ini akan tenaga kerja yang terlatih dalam jumlah besar merangsang ekspansi universitas yang cepat dan menghasilkan"ploretariansi" tenaga intelektual yang tunduk kepada tuntutan-tuntutan kapitalis dan tidak berhubungan dengan bakat perorangan atau kebutuhan manusia.
Makin tersainginya tenaga intelektual ini sedikit banyak menggerakkan perlawanan mahasiswa yang walaupun tidak menduduki posisi sebagai pelopor kelas buruh namun dapat menjadi pemicu peledak di masyarakat luas. menurutnya mahasiswa memiliki kewajiban menerjemahkan pengetahuan teoritis yang mereka peroleh dari universitas kedalam kritik-kritik radikal terhadap keadaan masyarakat sekarang dan tentunga relevan dengan mayoritas penduduk. mahasiswa harus berjuang didalam universitas dan dibalik itu untuk masyarakat yang menempatkan pendidikan untuk rakyat dibalik penumpukkan barang.
Langganan:
Postingan (Atom)
